DAYA TERIMA FORMULA BUBUR INSTAN DARI TEMPE KEDELAI SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) UNTUK BAYI USIA 6-12 BULAN ACCEPTANCE FORMULATIONS INSTANT BREAST FROM SOYBEAN TEMPEH AS BREASTFEEDING FOR 6-12 MONTHS AGED BABIES

Main Article Content

Ninda Rachmawati
Galeh Septiar Pontang
Indri Mulyasari

Abstract

Background:Tempehis one of Indonesia's traditional foods which has high amino acid content and biological value so it can be an alternative MP-ASI for babies. Instant porridge is one of the MP-ASI  that  can  be given  because  it  is  practicalin  serving. The  study  aim  to  find  acceptability and analysis of nutrient content in soybean tempeh instant porridge


Methods:This  research  isa  pre  experimental  design  research.  The  population  is  mothers  who have  babies  aged  6-12  months  as  many  as  40  subjects.  The  sampling  technique  uses  total sampling.  Retrieval  of  data  by  testing  the  level  of  preference  and  analysis  of  nutrient  content. Data analysis is presented in the frequency distribution table


Results:The  highest  level  of  preference  for  taste(45%),  aroma(70%)and  texture (70%)in soybean  tempe  porridge  in  formula  6  and  for  the  highest  level  of  color(57.5%  )likeness  in soybean  tempe  instant  porridge  in  formula  5.  The  highest  acceptance of  soy  tempe  instant porridge  in  formula  6.  Analysis  of  energy  content  of  312,55  Kcal, protein  7.5  grams  of  fat  30 grams, carbohydrates 24.58 grams.


Conclusion:Formula 6 is preferred and accepted by the subject. Formula 6 has energy, fat and carbohydrate  content  that  is  in  accordance  with  the  MP-ASI  instant  porridge,  but  the  protein content is not in accordance with the MP-ASI instant porridge.


Abstrak :


Latar Belakang : Tempe merupakan salah satu makanan tradisional khas Indonesia memiliki kandungan protein asam amino dan nilai biologis yang tinggi sehingga dapat menjadi alternaltif MP-ASI untuk bayi. Bubur instan merupakan salah satu MP-ASI yang dapat diberikan karena praktis dalam penyajian.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan analisis kandungan zat gizi pada bubur instan tempe kedelai


Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre experimental design. Populasi adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan sebanyak 40 subjek. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengambilan data dengan uji tingkat kesukaan dan analisis kandungan zat gizi. Analisis data disajikan dalam tabel distribusi frekuensi


Hasil: Tingkat kesukaan tertinggi terhadap rasa (45%), aroma (70%) dan tekstur (70%) pada bubur instan tempe kedelai pada Formula 6 dan untuk tingkat kesukaan warna tertinggi pada bubur instan tempe kedelai pada Formula 5 (57,5%). Daya terima bubur instan tempe kedelai tertinggi pada Formula 6 (42,5%). Hasil analisis kandungan gizi Formula 6 yaitu energi 312,55 Kkal, protein 7,5 gram lemak 30 gram, karbohidrat 24,58 gram


Simpulan : Formula 6 lebih disukai dan diterima oleh subjek . Formula 6 memiliki kandungan energi, lemak dan karbohidrat sudah sesuai SNI MP-ASI bubur instan, namun kandungan protein belum sesuai SNI MP-ASI bubur instan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rachmawati, N., Pontang, G. S. and Mulyasari, I. (2020) “DAYA TERIMA FORMULA BUBUR INSTAN DARI TEMPE KEDELAI SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) UNTUK BAYI USIA 6-12 BULAN”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 12(27), pp. 1 - 10. doi: 10.35473/jgk.v12i27.55.
Section
Articles

References

Almatsier S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Ayustaningwarno F. 2014. Teknologi Pangan : Teori Praktis dan Aplikasi.Yogyakarta : Graha Ilmu.Badan Standar Nasional I\Indonesia. 2012. Tempe: Persembahan Indonesia untuk Dunia. Booklet Badan Standardisasi Nasional Diterbitkan di Jakarta.

Badan Standar Nasional Indonesia. 2005. Makanan Pendamping Air Ssusu Ibu (MP-ASI) – Bagian 1 : Bubur Instan. Badan Standar Nasional Indonesia.

Kementrian Pertanian RI. 2016. Outlook Komoditas Pertanaian Sub Sektor Tanaman Pangan :Kedelai. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian.

Kemp SE, Hollowood T, and Hort J. 2009. Sensory Evaluation: A Practical Handbook. Wiley
Blackwell, United Kingdom

Koeswara, S. 2009. Teknologi Pengolahan Kedelai (Teori dan Praktek). Ebook pangan .com

Lestari, L.A, Puspita, M.L, Fasty, A.U. 2014. Kandungan Zat Gizi Makanan Khas Yogyakarta.Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Noer E R, Ninik R, Leiyla E. 2014. Karakteristik makanan pendamping balita yang disubstitusi dengan tepung ikan patin dan labu kuning. Jurnal Gizi Indonesia. Vol.2(2) :82-89

Notoatmodjo, S. 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT . Rineka Cipta

Oktavia, N. 2012. Studi Pembuatan Tepung Formula Tempe [skripsi]. Universitas Hasanuddin. Makasar.
Palacio dan Theis. 2009. Introduction to Food Service. Edisi ke-11. Pearson Education. Ohio.

Purwiyatno. 2016. Tempe Makanan Pendamping ASI. http://seafast.ipb.ac.id/latest-news/498-tempe-makanan-pendamping-asi. Diakses Tanggal 12 Januari 2018.

Stepherd, R. And P. Sparks. 1994. Modelling Food Choice in Measurement of Food Preferences, Macfil. HJH. Thomson. DMH (eds). Chapman & Hall: London 2002-2006.

Swarjana, I.K. (2015). Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Yogyakarta: ANDI.

Tampubolon N, Terip KK, Ridwansyah. 2014. Formulasi Bubur Bayi Instan Dengan Substitusi Tepung Tempe Dan Tepung Labu Kuning Sebagai Alternatif Makanan Pendamping Asi. . Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian. Vol.2(1) :78-83

Tarwendah, IP. 2017. Jurnal Review: Studi Komparasi Atribut Sensoris Dan Kesadaran Merek Produk Pangan. Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol.5(20:66-73

World Health Organizaton. 2003. Global Strategy for Infant and Young Child Feeding.http://www.who.int/nutrition/publications/infantfeeding/infant_feeding. [25 Febuari 2019].


World Health Organizaton. 2001. Complementary feeding: Report of the global consultation (Summary of guiding principles).

Yang J, Jeehyun L. 2019. Application of Sensory Descriptive Analysis and Consumer Studies to Investigate Traditional and Authentic Foods: A Review. Journal Foods Vol. 8 (54): 1-17.