Analisis Kesesuaian Takaran Porsi serta Kandungan Gizi Makro pada Menu Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Daerah Kabupaten Batang
Analysis of Portion Size Appropriateness and Macronutrient Content in the Free Nutritious Meal Program Menu at SPPG in Batang Regency
DOI:
https://doi.org/10.35473/jgk.v18i2.1004Keywords:
Program MBG, Gizi Makro, SiswaAbstract
The Free Nutritious Meal Program (MBG) is one of Indonesia’s national strategies to address the triple burden of malnutrition by fulfilling balanced nutritional needs for vulnerable groups, particularly students. This study aims to analyze the appropriateness of portion sizes and macronutrient composition in the Free Nutritious Meal Program (MBG) menu at SPPG in Batang Regency in accordance with the Recommended Dietary Allowances (RDA) and national guidelines. The study applied a descriptive qualitative method supported by quantitative data through field observations, semi-structured interviews, portion measurements, and source triangulation over five days of program implementation. The findings showed that all menu components, both small and large portions, met the standards set by the National Nutrition Agency, with diverse menu variations and the application of balanced nutrition principles through a combination of carbohydrate sources, animal protein, plant-based protein, vegetables, and fruits. Protein content met and even exceeded daily nutritional targets, while energy, fat, and carbohydrate levels were adequate and continued to contribute positively to students’ nutritional needs. Overall, the MBG Program at the study site was implemented effectively, successfully supported daily nutritional intake, and demonstrated strong potential as a sustainable intervention to improve nutritional status, health, and the quality of Indonesia’s human resources.
ABSTRAK
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah nasional untuk menangani masalah triple burden of malnutrition di Indonesia dengan memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi kelompok rentan, terutama siswa. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kecocokan ukuran porsi dan komposisi zat gizi makro pada menu MBG di SPPG daerah Kabupaten Batang sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan pedoman nasional. Studi ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, pengukuran porsi, dan triangulasi sumber selama lima hari pelaksanaan program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen menu, baik ukuran kecil maupun besar, telah memenuhi standar Badan Gizi Nasional, dengan ragam menu yang bervariasi serta penerapan prinsip gizi seimbang melalui kombinasi sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah. Kadar protein telah memenuhi dan bahkan melebihi target kebutuhan harian, sedangkan energi, lemak, dan karbohidrat ada pada tingkat yang memadai dan tetap memberikan kontribusi yang baik untuk kebutuhan gizi peserta didik. Secara keseluruhan, Program MBG di lokasi studi telah berjalan efektif, berhasil mendukung kebutuhan gizi harian, serta memiliki potensi besar sebagai intervensi berkelanjutan dalam meningkatkan status gizi, kesehatan, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Downloads
References
Amanatuz Zuhriyah (2021) “Konsumsi Energi, Protein, Aktivitas Fisik, Pengetahuan Gizi dengan Status Gizi Siswa SDN Dujuhsari Kabupaten Sidoarjo.”
BGN (2025) “Pedoman Umum Sistem Tata Kelola Badan Gizi Nasional Untuk Program Makan Bergizi Gratis.”
Buku Saku (2022) “Isi Piringku.”
Dhani, A.P.A., Prastiwi, B.K. and Zahraini, D.A. (2025) “Analisis IMT Siswa Kelas 7 SMPN 12 Semarang dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG),” Journal of Physical Activity and Sports ( JPAS ), 6, pp. 207–214.
Dwi, N., Moridu, F. and Novarina, V. (2025) “Tinjauan Kualitas dan Kesesuaian Gizi Program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) pada Anak Sekolah Dasar di Kota Gorontalo,” 17(3), pp. 315–325.
Ichsan, O.A.N. et al. (2022) “Efektivitas Pendampingan dan Pemberian Makanan
Tambahan ( PMT ) pada Anak Penderita Stunting di Kelurahan Semanggi Provinsi Jawa Tengah,” 6(1), pp. 731–740.
Idham Choliq1, Dede Nasrullah2, M. (2020) “Pencegahan Stunting di Medokan Semampir Surabaya melalui Modifikasi Makanan pada Anak,” 1(1), pp. 31–
40.
Irawan, T. et al. (2025) “Prevalence and Nutritional Status of Stunting Children
Among 0-60 Months in Setono Pekalongan,” 13(1), pp. 49–54.
Kemenkes (2014) Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41
Tahun 2014.
Kemenkes (2019) “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28
Tahun 2019,” (956).
Kemenkes RI, 2024 (2024) Standar Gizi dan Makanan Program Makanan Bergizi Gratis 2024.
Munifa and Dhini (2020) “Analisis Daya Terima terhadap Variasi Menu Makanan Lengkap pada Anak Usia 1 –6 Tahun,” Jurnal Forum Kesehtan. http://e-journal.polkesraya.ac.id/jfk/article/view/209.
Rahmah, H.A. et al. (2025) “Analisis Efektivitas Program Makanan Bergizi
Gratis di Sekolah Dasar Indonesia Tahun 2025,” 2(2), pp. 2855–2866.
Ramadani, P.D., Maya, S. and Ernalia, Y. (2023) “Intake of Energy Macronutrients Related to Nutritional Status of Elementary School Children,” Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 4(2), pp. 103–111.
Republik Indonesia (2024) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 83
Tahun 2024 Tentang Badan Gizi Nasional.
Sari, N.I. et al. (2025) Pangan Rumah Tangga dengan Status Gizi Remaja. https://doi.org/10.14710/jnc.v14i2.42050.
Sulistiyani, J.I.F. (2024) “Karakteristik Siswa, Daya Terima, dan Kesesuaian Standar Porsi dengan Angka Kecukupan Gizi pada Penyelenggaraan Makan Siang di SD Al Furqan Kabupaten Jember,” Amerta Nutrition.
Syamsu, R.F., Putry, R.A. and Widyadhana, N.M. (2025) “Tinjauan Nilai Gizi dari Program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) Presiden RI,” 6, pp. 14843–14853.







