Gambaran Kejadian Hipertensi pada Remaja dengan Status Gizi Lebih di SMP Negeri 13 Kota Semarang

Overview of Hypertension Incidents in Adolescents with Overnutritional Status at State Middle School 13, Semarang City

Authors

  • Gregorius Tsiompah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang
  • Andrea Putri Sekar Tunjung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang
  • Maria Dolorosa Peni Sogen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang

DOI:

https://doi.org/10.35473/jgk.v17i2.744

Keywords:

Hipertensi, Obesitas, Remaja

Abstract

Health problems that are currently a global concern that generally occur in developing and developed countries are overweight due to their relationship to complications of degenerative diseases, one of which is hypertension. Individuals with abnormal BMI and waist circumference are more likely to experience hypertension compared to those with normal BMI and waist circumference. As a predictor of hypertension in adulthood, blood pressure levels in adolescence are more reliable than in childhood. This study was conducted to determine the picture of blood pressure in adolescents with overweight status at SMP Negeri 13 Semarang City. This study was cross-sectional and conducted with a quantitative descriptive approach. The selection of respondents using the purposive sampling method and met the research inclusion criteria, and were willing to become respondents by filling out informed consent. A total of 34 respondents were measured for weight, height, waist circumference and blood pressure. In this study, the dominant respondents who experienced overweight were aged 12 to 14 years. The nutritional status of respondents according to the BMI/U z-score standard showed that they were included in the obesity category, which was 21 people and 17 people suffered from hypertension. Meanwhile, the results of measuring waist circumference revealed that 34 respondents were classified as obese and 30 people suffered from hypertension (88.23%), while 4 other people were included in the normal blood pressure category. The problem of excess nutrition in adolescents has an impact on increasing blood pressure (hypertension). A person who is obese based on the results of waist circumference measurements and/or based on the BMI/U z-score is more likely to experience hypertension.

 

ABSTRAK

Masalah kesehatan yang saat ini menjadi perhatian secara global yang umumnya terjadi di negara-negara berkembang dan negara maju adalah masalah gizi lebih karena kaitannya dengan komplikasi terhadap penyakit-penyakit degeratif, salah satunya adalah hipertensi. Individu dengan IMT dan lingkar pingggang yang tergolong abnormal lebih mungkin mengalami hipertensi dibandingkan dengan mereka yang memiliki IMT dan lingkar pinggang normal. Sebagai prediktor hipertensi dimasa dewasa, tingkat tekanan darah pada masa remaja lebih dapat diandalkan dibandingkan pada masa kanak-kanak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tekanan darah pada remaja dengan status gizi lebih di SMP Negeri 13 Kota Semarang. Penelitian ini bersifat cross-sectional dan dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pemilihan responden dengan metode purposive sampling dan memenuhi kriteria inklusi penelitian, serta bersedia menjadi responden dengan mengisisi informed consent. Sebanyak 34 orang responden dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang serta tekanan darah. Pada penelitian ini, dominan responden yang mengalami gizi lebih, yaitu berusia 12 sampai 14 tahun.  Status gizi responden menurut standar z-score IMT/U menunjukan termasuk dalam kategori obesitas, yaitu sebanyak 21 orang dan yang menderita hipertensi sebanyak 17 orang. Sedangkan hasil ukur lingkar pinggang diketahui sebanyak 34 orang responden tergolong dalam kategori obesitas dan yang menderita hipertensi sebanyak 30 orang (88,23%), sedangkan 4 orang lainnya termasuk dalam kategori tekanan darah normal. Masalah gizi lebih pada remaja berdampak meningkatnya tekanakan darah (hipertensi). Sesorang yang mengalami obesitas berdasarkan hasil pengukuran lingkar perut dan atau berdasarkan z-skore IMT/U lebih mungkin mengalami hipertensi.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas Waseem, S. M. dan Bano, R. (2017) “Blood pressure measurement in overweight, underweight and normal BMI undergraduate students of a private medical college: correlation of BMI with blood pressure,” International Journal of Research in Medical Sciences, 5(7), hal. 2921. doi: 10.18203/2320-6012.ijrms20172592.

Amelia Mulyana, D. dan Setiyo Nugroho, P. (2020) “Hubungan antara Pengetahuan Gizi dan Gejala Stres dengan Gizi Kurang pada Remaja,” Borneo Student Research, 2(1), hal. 474–479.

Amrynia, S. U. dan Prameswari, G. N. (2022) “Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Hubungan Pola Makan, Sedentary Lifestyle, dan Durasi Tidur dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Demak) Article Info,” Ijphn, 2(1), hal. 112–121. Tersedia pada: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN.

Dwi, M., Anshory, J. dan Satriani, S. (2022) “The Relationship between Physical Activity Patterns and Dietary Patterns with Overweight Incidence in Adolescents Age 13-15 Years at Purwajaya Junior High School,” Journal of Applied Food and Nutrition, 3(1), hal. 18–29. doi: 10.17509/jafn.v3i1.48183.

Gebre, M. et al. (2024) “Dietary determinants of overnutrition among hypertensive patients in southwest Ethiopia: an ordinal regression model,” Scientific Reports, 14(1), hal. 1–10. doi: 10.1038/s41598-024-57496-y.

Kurnianto, A. et al. (2020) “Prevalence of Hypertension and Its Associated Factors among Indonesian Adolescents,” International Journal of Hypertension, 2020. doi: 10.1155/2020/4262034.

Lukiah, Agestika, L. dan Jennie, R. P. (2024) “Hubungan kepatuhan asupan natrium dan konsumsi obat terhadap tekanan darah penderita hipertensi di wilayah Puskesmas Cibeber Kota Cilegon,” ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan), 9(1), hal. 1–10. doi: 10.22236/argipa.v9i1.12911.

Nugroho K, Mulyadi, M. M. (2016) “Hubungan Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Dengan Perubahan Indeks Massa Tubuh Pada Mahasiswa Semester 2 Programstudi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran,” e-journal Keperawatan, 4(2), hal. 1–5.

Nugroho, P. S. (2020) “Jenis Kelamin Dan Umur Berisiko Terhadap Obesitas Pada Remaja Di Indonesia,” An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), hal. 110. doi: 10.31602/ann.v7i2.3581.

Putra Surya, D. et al. (2022) “Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Remaja,” Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(2), hal. 107–119. doi: 10.31004/jkt.v3i2.4400.

Putra, W. N. (2017) “The Association Between Dietary Pattern, Physical Activity, Sedentary Activity And Overweight at SMA Negeri 5 Surabaya,” Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(3), hal. 298. doi: 10.20473/jbe.v5i32017.298-310.

Rahayu, L. S. dan Linda, O. (2024) “Effect of education and diet programs on changes in body mass index (BMI) and abdominal circumference in adult obesity,” ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan), 9(1), hal. 53–63. doi: 10.22236/argipa.v9i1.14287.

Rajinikanth B, S., U, S. dan Yadav, S. (2023) “Prevalence of Obesity and Its Relationship With Hypertension Among School-Going Adolescents Aged 12–16 Years,” Cureus, 15(8), hal. 1–7. doi: 10.7759/cureus.42999.

Sawada, N. et al. (2019) “The Significance of the Effect of Visceral Adiposity on Left Ventricular Diastolic Function in the General Population,” Scientific Reports, 9(1), hal. 1–8. doi: 10.1038/s41598-018-37137-x.

Shariq, O. A. dan Mckenzie, T. J. (2020) “Obesity-related hypertension: A review of pathophysiology, management, and the role of metabolic surgery,” Gland Surgery, 9(1), hal. 80–93. doi: 10.21037/gs.2019.12.03.

Siti Budi Utami dan Muhammad Primiaji Rialihato (2024) “Perbedaan Lingkar Lengan Atas (LILA) berdasarkan Kategori Status Gizi pada Remaja Putri di Kabupaten Kulonprogo,” Jurnal Gizi dan Kesehatan (JKG), 16(2), hal. 203–210. doi: https://doi.org/10.35473/jgk.v16i2.579.

Te’ne, C. A. dan Karjadidjaja, I. (2020) “Hubungan overweight dan obesitas terhadap hipertensi pada pengemudi bus antar kota PT GM Jakarta,” Tarumanagara Medical Journal, 2(1), hal. 14–19. doi: 10.24912/tmj.v2i2.7831.

Tooy, R. (2013) “Gambaran Tekanan Darah Pada Remaja Obes Di Kabupaten Minahasa,” Jurnal e-Biomedik, 1(2). doi: 10.35790/ebm.1.2.2013.5483.

Tsiompah, G. (2023) “Pelatihan Skrining Gizi bagi Pengelola Usaha Kesehatan Sekolah di SMP Negeri 13 Kota Semarang,” ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 4(1), hal. 16–21. doi: 10.31002/abdipraja.v4i1.6400.

Tsiompah, G., Murwani, R. dan Maharani, N. (2021) “Effects of Cooking Method on the Antioxidant Activity and Inhibition of Lipid Peroxidation of the Javanese Salad ‘Pecel’ Vegetables and Its Peanut Sauce Dressing,” International Journal of Food Science, 2021. doi: 10.1155/2021/8814606.

WHO (2024) Obesity and overweight, www.who.com. Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight.

Zhang, Y. et al. (2022) “Trends of overweight and obesity prevalence in school-aged children among Henan Province from 2000 to 2019,” Frontiers in Public Health, 10. doi: 10.3389/fpubh.2022.1046026.

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Tsiompah, G., Andrea Putri Sekar Tunjung and Maria Dolorosa Peni Sogen (2025) “Gambaran Kejadian Hipertensi pada Remaja dengan Status Gizi Lebih di SMP Negeri 13 Kota Semarang: Overview of Hypertension Incidents in Adolescents with Overnutritional Status at State Middle School 13, Semarang City”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 17(2), pp. 114–121. doi: 10.35473/jgk.v17i2.744.