Hubungan Asupan Natrium dan Kalium dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi

Sodium and Potassium Intake with Blood Pressure in Hypertension Patients

Authors

  • Srikandi Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Nunung Sri Mulyani Poltekkes Kemenkes Aceh

DOI:

https://doi.org/10.35473/jgk.v17i2.757

Keywords:

Asupan Natrium, Kalium dan Tekanan Darah

Abstract

Hypertension is one of the most common diseases suffered by the elderly. At the age of ≥ 40 years, both men and women are at risk of suffering from hypertension, one of which is an unbalanced diet. Imbalance in the regulation of micronutrients such as sodium and potassium is one of the factors that plays an important role in the occurrence of hypertension. The purpose of this study was to determine the relationship between Sodium and Potassium Intake and Blood Pressure in Hypertension Patients in the Kuta Baro Aceh Besar Health Center Area. This type of research is observational analytic with a cross-sectional design conducted at the Kuta Baro Aceh Besar Health Center in September 2023. The sample consisted of 35 people. The data collected included sodium and potassium intake using food recall and blood pressure data using a sphygmomanometer. Data analysis using the Chi Square statistical test. The results of the study showed that sodium intake did not match the recommendations as many as 25 (71.4%), potassium intake according to the recommendations as many as 28 (80.0%), and blood pressure was pre-hypertension as many as 18 (51.8%). There is a relationship between sodium intake and blood pressure in hypertension patients, and there is no relationship between potassium intake and blood pressure in hypertension patients in the Kuta Baro Aceh Besar Community Health Center area.

 

ABSTRAK

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh lansia. Pada usia ≥ 40 tahun baik pada laki-laki ataupun wanita akan berisiko untuk menderita hipertensi salah satunya adalah pola makan yang tidak seimbang. Ketidak seimbangan dalam pengaturan zat gizi mikro seperti natrium dan kalium merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam kejadian hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Asupan Natrium Dan Kalium Dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipetensi Diwilayah Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan dipuskesmas Kuta Baro Aceh Besar pada bulan September 2023. Sampel berjumlah 35 Orang. Data yang dikumpulkan meliputi asupan natrium dan kalium menggunakan food recall dan data tekanan darah dengan menggunakan alat sphygmomanometer.  Analisa data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa asupan natrium tidak sesuai yang dianjurkan sebanyak 25 (71,4%), asupan kalium sesuai yang dianjurkan sebanyak 28 (80,0%), dan tekanan darah yaitu pre hipertensi sebanyak 18 (51,8%). Ada hubungan asupan natrium dengan tekanan darah pada penderita hipertensi, dan tidak ada hubungan asupan kalium dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah puskesmas Kuta Baro Aceh Besar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alison H. (2011). Penyakit Jantung, Hipertensi, dan Nutrisi. Bumi Aksara: Jakarta.

Sunita, A. (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta

Andarini, (2012). Hubungan Asupan Makromineral (Natrium dan Kalium) dengan Tekanan Darah Pada Usia 18-44 Tahun di Kecamatan Kedungkandang. Malang.

Anggara, P.N. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tekanan Darah di Puskesmas Telaga Murni Cikarang Barat tahun 2012. Jurnal Ilmu Kesehatan.

Ariyanti.N I (2015). Hubungan Asupan Kalium, Kalsium, Magnesium, dan Natrium, Indeks Massa Tubuh, serta Aktifitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Usia 30–40 Tahun :Malang

Atun, L. (2014). Asupan Sumber Natrium, Rasio Kalium Natrium, Aktivitas Fisik, dan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. MGMI. Jurnal Vol.6, No.1, Desember 2014: 63-71

Azhari, M. H. (2017). Faktor – Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 23– 30.

Damanik, R. (2011). Nutrisi dan Tekanan darah. Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia. Institut Teknologi Bandung.

Dari, E. W. (2020). Hubungan Asupan Natrium, Lemak, dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul (RLPP) terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu Jurnal:7(1):34-45.

Dewi, S.D. (2012). Hidup Bahagia dengan hipertensi. A+Plus Books: Jakarta

Dewi, C.Y. (2017). Hubungan Antara Asupan Lemak dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul Dengan Tekanan Darah Pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Skripsi. UMS : Surakarta

Edgar VL. (2014). Potassium: Refrence Range, Interpretation, Collection, and panels. Avaible from: http://emedicine.medscape.com/art icle/2054364-overvie.

Fadlillah, T. (2017) . Hubungan Antara Asupan Natrium Asupan Kalium dan Kebiasaan Minum Kopi Dengan Tekanan Darah pada Usia 45- 59 Tahun di Kelurahan Sariharjo Wilayah Kerja Puskesmas Ngaglik II, Sleman, Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Hanata,( 2011). Pola Hidup Sehat untuk Lansia. CV Toga Putra: . Jakarta.

Herlambang. ( 2013). Menaklukkan Hipertensi dan Diabetes. Tugu Publisher: Yogyakarta.

Ikhwan, (2017). ‘Profil Tekanan Darah Berdasarkan Asupan Lemak, Serat dan IMT Pasien Hipertensi’, Jurnal Gizi Unimus, 6(2), pp. 1–14.

Jannah, M D.L.( 2013) . Perbedaan Asupan Natrium DanKalium Pada Penderita Hipertensi Dan Normotensi Masyarakat Etnik Minangkabau di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 2(3), 132–136.

Jhondry. (2010). Prilaku Penderita Hipertensi Terhadap Upaya pencegahan Komplikasi di wilayah kerja Puskesmas Berastagi :Sumatra Utara.

Kemenkes,R. (2019) . Pedoman Teknis Penemuan Dan Tatalaksana Penyakit Hipertensi.Dapartemen Kesehatan RI : Jakarta.

Kartikasari. (2012) . Prevalensi Dan Determinasi Hipertensi. Jakarta

Meiyana, K. (2015). Hubungan Asupan Lemak Total Dan Asupan Kalium Denga Tekanan Darah Pada Pasien Penyakt Janting Koroner (PJK) Rawat Jalan di Poliknil Jantug RSUD D. Jurnal Moewardi. 1-12.

Martha, K. (2012). Panduan Cerdas Mengatasi Hipertensi. Araska: Yogyakarta.

Mulyati. (2011). Hubungan Pola Konsumsi Natrium Dan Kalium Serta Aktifitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di RSUP Dr.Wahidin Sudorohusudo. Diakses pada tanggal 30- November 2013. Makasar.

Masyudi M. (2018) Faktor yang Beruhubungan dengan Prilaku Lansia dalam Mengendalikan Hipertensi .Action. nuritrisionis Jurnal: Aceh Nutrition ,no.57-64.

Nuraini, B. (2015). Risk Factors Of Hypertension. Jurnal Majority, 4 (5)

Nurhidayati. S. (2015) . Asuhan keperawatan pada pasien hipertensi. In jurnal kesehatan ,& Lingkungan Biologi Fakultas Mipa Univesitas Mataram,Nusa Tenggara Barat.vol.1(2).

Palmer, A. (2013). Tekanan Darah Tinggi.: Erlangga Jakarta..

Pradono. (2011). Terapi Diet dan Nutrisi.: Hipokrates Jakarata.

Prabaadzmajah, N. F. (2021) . Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim: Malang.

Regina S.T., dkk.( 2016) . Pangemanan. Hubungan Kadar Kalium Dengan Tekanan Darah Pada Remaja di Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jurnal, Volume 1 No 2 ,

Shary, C. (2019). Hubungan Asupan Natrium Kalium dan Lemak Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Puskesmas Melati I. Poltekkes .Soeharto,. :Jakarta.

Syarifudin, A. (2012). Hubungan Antara Faktor Sosiodemografik dan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Polisi Laki-Laki di Kabupaten Purworejo,Jawa Tengah. Skripsi :Universitas Indonesia.

Salman GM. (2014). Gambaran Tingkat Pengetahuan Lansia Tentang Hipertensi Di RW 05 Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.

Sirajuddin, M, N, T. (2014) . Survei Konsumsi Pangan. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta:

Studi. (2017). Perbedaan penatalaksana diet hipertensi pada bagian tingkat pengetahuan dan Dukungan Keluarga Ahmad Asyrofi,Setianingsih,Ahmad Munthol,community of publishing in nursing(coping),issn:303-1298,(1)169-176.

Triyanto, E. (2014). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu, Graha.:Yogyakarta

Widyaningrum, A.T.( 2014) . Hubungan asupan natrium, kalium, magnesium, dan status gizi dengan tekanan darah pada lansia di kelurahan makam haji kecamatan kartasura. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

WHO, (2016) A Global Brief Of Hipertension; Silent Qlobal Publish Healft Crisis WHO : Swisltzerland.

Nurbaiti, Sz. R, Yf, ( 2018). Asupan Natrium dan Kalium Sebagai Faktor Penyebab Hipertensi Pada Usia Lanjut. Jurnal Action: Aceh Nutrition Journal, Nopember 2018; 3(2): 158-163.

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Srikandi and Nunung Sri Mulyani (2025) “Hubungan Asupan Natrium dan Kalium dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Sodium and Potassium Intake with Blood Pressure in Hypertension Patients”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 17(2), pp. 105–113. doi: 10.35473/jgk.v17i2.757.