PENGARUH PEMBERIAN MODIFIKASI MODISCO (Modified Dietetic Skimmed Milk And Coconut Oil) KEDELAI TERHADAP PERTUMBUHAN TIKUS WISTAR KEP (KEKURANGAN ENERGI PROTEIN) THE EFFECT OF GIVING MODIFIED MODISCO WITH SOYBEANS AGAINST GROWTH ON PROTEIN ENERGY MALNUTRITION RATS

Main Article Content

Marliana Eka Nurina
Sugeng Maryanto
Galeh Septiar Pontang

Abstract

Background: Protein Energy Malnutrition(PEM) is one of the main nutritional problems in Indonesia. Soybean is a  food commodity that is rich protein and amino acids for the growth and development of children. Modiscois a WHO formulaused for diet treatmentfortoddlers’ with PEM,themodiscosoybeans modification are madeincreaseor maximize the proteinsto suit the needs of malnourished children.


Objective:The study aims to investigatethe effect of giving Modisco Soybeans to the growth of body weight and the body length ofPEM rat


Method:The  study  was  true  experimental with  a  randomized  pretest  and  posttest  controlled group  design.The  population  was  3  weeks  old wistarstrain  male  rats.  The  sample  of  this study was determined based on Frederer’sformula that is 6 rats in each group andthe total sample was 24 rats.The data analysis used Paired t-testand One Way Anova(p< 0,05).


Result:The average increase body weight ofPEMrat after being given modiscosoybeans for 14  days  was  55.33  grams  (54.9%)  while  the  average  rat length  increasedto1.083  cm (9.44%). There is an effect of giving modisco soybeans to the growth ofPEM rats(p< 0,001).


Conclution:There is an effect of giving modisco soybeans to the growthof body weight and the body length ofPEM rats


Abstrak :


Latar Belakang: Kekurangan Energi Protein (KEP) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. Kedelai merupakan komoditas pangan yang kaya akan protein dan asam amino untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Modisco merupakan formula WHO yang digunakan untuk terapi diet balita dengan KEP, sehingga dilakukannya modifikasi modisco dengan penambahan kedelai untuk menambah atau memaksimalkan kandungan protein yang disesuaikan dengan kebutuhan anak gizi buruk.


Tujuan: Untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian Modisco Kedelai terhadap pertumbuhan berat badan dan panjang badan tikus wistar KEP.


Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan True experimental dengan rancangan randomized pretest and posttest controlled group design. Populasi adalah tikus putih jantan strain wistar berumur 3 minggu. Sampel penelitian ini ditentukan berdasarkan rumus Frederer sejumlah 6 ekor per kelompok sehingga total sampel adalah 24 ekor tikus. Analisis data menggunakan Paired t-test dan One Way Anova (p < 0,05).


Hasil: Rata-rata peningkatan berat badan tikus KEP setelah diberi modisco kedelai selama 14 hari sebanyak 55,33 gram (54,9%) sedangkan rata-rata panjang tikus meningkat sebanyak 1,083 cm (9,44%). Terdapat pengaruh pemberian modisco kedelai terhadap pertumbuhan tikus wistar KEP (p = 0,0001).


Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian modisco kedelai terhadap pertumbuhan berat dan panjang badan tikus wistar KEP.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nurina, M. E., Maryanto, S. and Pontang, G. S. (2020) “PENGARUH PEMBERIAN MODIFIKASI MODISCO (Modified Dietetic Skimmed Milk And Coconut Oil) KEDELAI TERHADAP PERTUMBUHAN TIKUS WISTAR KEP (KEKURANGAN ENERGI PROTEIN)”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 12(27), pp. 59 - 64. doi: 10.35473/jgk.v12i27.61.
Section
Articles

References

Achadi. 2014. Masalah Gizi di Indonesia dan Posisinya secara Global. Jakarta: Global Nutrition Report.

Depkes RI. 2011. Bagan Tatalaksana Anak Gizi Buruk Buku I. Jakarta: Departemen Kesehatan.

Andreollo, NA., dkk. 2012. Rat’s Age Versus Human’s Age: What is The Relationship. Article of Medical Sciences. University of Campinas, Brazil.

Winarsi H. 2010. Protein Kedelai & Manfaatnya Bagi Kesehatan. Jakarta : Kanisius

Almatsier S. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Diniyyah, SR., Nindya TS. 2017. Asupan Energi, Protein dan Lemak dengan Kejadian Gizi Kurang pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Suci, Gresik. Jurnal Gizi dan Kesehatan, Universitas Airlangga.

Muchtadi D. 2012. Pangan Fungsional dan Senyawa Bioaktif. Alfabeta, CV: Bandung.

Yulni. 2013. Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Pada Anak Sekolah Dasar Di Wilayah Pesisir Kota Makassar. Jurnal MKMI, hal 205-211.